Selasa, 19 April 2016

Ungkapan Tak Penting

Beberapa detik yang lalu habis tertawa melihat postingan sebelumnya.

.
.
.
Hahahaha.
Masih ingin tertawa.
Mari tinggalkan kisah si I, lelaki milik oranglain itu. Biarkan saja dia bahagia dengan apa yang sudah menjadi miliknya. Sekarang, mari bicarakan apa yang menjadi milikku. Ah, kamu, ya, yang nampaknya tidak akan pernah membaca tulisan ini.
Kutulis di sini karena sudah kuputuskan untuk membiarkan oranglain tahu, meskipun aku tak yakin ada orang yang akan membaca. Bahkan kamu.
Sambil menulis aku mencuri-curi pandang pada handphone yang kusembunyikan di rak paling bawah. Tidak akan bergetar, karna sudah kumatikan. Bodohnya wanita mungkin seperti itu.
Katakan saja aku merindukanmu, Dil. Sengaja kutulis di blog usang agar kamu tidak membaca. Aku ingin menulis. Menulis kecemasan, amarah, terlebih kerinduan pada kamu-yang-dahulu. Kalau kutulis di tempat yang bisa kamu baca, aku hanya takut kembali dianggap remeh. Sebelumnya sudah kita bahas, bukan? Hanya karena kamu tahu bagaimana perasaanku, kamu memperlakukanku seenaknya. Lagipula aku senang menulis dengan gaya seperti ini. Kalau kutulis di sini, tentu tidak akan bisa kamu tertawakan.
Meskipun sudah lama sendiri, tapi aku pernah menyayangi oranglain sebegitunya. Tentu saja si I, siapa lagi. Tapi tetap, kamu berbeda. Aku tertawa lagi mengingat salah satu hari di bulan Februari, saat aku masih ada di Cianjur. Saat itu aku membicarakanmu dengan teman lelakiku. Bukan hanya membicarakanmu, tapi membicarakan lelaki yang tidak kamu sukai itu. Saat itu aku bingung harus memilih siapa di antara kalian. Kalau boleh jujur, aku lebih memilih dia, bukan kamu. Tapi ada satu kalimat tentangmu yang tanpa sadar kuucapkan pada temanku.
"Dia kusimpan di akhir. Kalau dengan dia, aku tuh nya'ah, ngerti, nggak?"
Yah, cari tahu sendiri saja apa artinya.
Tiap ingat apa yang pernah kuucapkan, aku tertawa geli dalam hati. Nampaknya aku menginginkan jodoh yang seperti kamu. Ah, apa bagusnya kamu, Dil.

Bohong. Aku punya beribu alasan mengapa aku menginginkan seperti itu. Sayangnya, alasan-alasan tersebut sudah hilang. Kini aku tak tahu alasan mengapa aku harus mempertahankan orang sepertimu. Tapi perasaanku tetap, aku ingin dengan kamu.
Lelakiku yang bodoh, aku hanya gadis yang tak mau merugi. Selain merindukanmu, aku juga merindukan diriku yang dulu, yang tak lemah jika itu tentang cinta. Apa airmataku memang disimpan untuk usiaku yang sekarang? Karena untukmu, aku sudah menangis berkali-kali. Kukatakan aku tak mau merugi. Aku takut apa yang kurasakan dan kulakukan untuk lelaki yang salah. Tapi entah, aku selalu bisa membayangkan tentang kita di masa depan meski ada sedikit ragu.
Menggelikan, ya? Masa bodoh, memang itu kenyataannya.

Dil, cepat pulang.


Minggu, 28 September 2014

Anime Recommendations

Well about 5 months i've never write in this blog again. Since i'm so busy, i can't handle it anymore haha, but i think i can spare my time to write about anime cause lately i'm interested about it. Do you know anime? That is Japanese cartoon.
So, this is what i think the best anime I've ever seen!
1. Shingeki no Kyojin (Attack on titan)

First time i saw this anime, i don't think this anime will can be so interesting. Actually, i don't really like the art of this anime. It's not smooth. The titan looked so weird but that turned out to be an interesting. When the titan ate the human, it's so annoying and that part success to made your emotional burning. Very recommended anime!

2. Kuroko no Basuke

Anime lovers knew about this anime certainly. The comedy in this sport anime is so fresh. Although the art is not good enough, but everyone can said that all chara in KnB is sooooo cool! I love Kise Ryouta :3

3. Tokyo Ghoul

This anime has made ​​interest from the first episode. Hmm, looks like about cannibal/? Ghoul who looks like a human cannot ate anything except human. It's like cannibal, right? The heroin is so cool too, so you have watch this anime!

4. Gekkan Shoujo Nozaki-kun

This is the best comedy-romance anime for me. Very very recommended! All characters in this anime is veeeeery idiot. None of the characters who annoying. Everything is lovable!

5. Kimi no Todoke

If you want full romance genre, you can watch this. There is a bit of comedy. This anime is so sweet and will make you feel jealous!
Too many good animes i can't write it all. But here i give you some tittle:
6. Death Note (Drama, Mystery, Psychological, Supernatural, Thriller)

7. Zankyou no Terror (Psychological, Thriller, Mystery)

8. Barakamon (Comedy, Slice of Life)

9.  Corpse Party: Tortured Souls (Gore, Horror, Mystery, Psychological, Supernatural, Thriller)

10. Ano Hi Mita Hana (Romance, Tragedy, Drama)

11. Noragami (Action, Fantasy, Comedy)

12. Tonari no Kaibutsu-kun (Romance, Comedy, School Life)

13. Ao Haru Ride (Romance, Comedy, Drama)

14. Hotarubi no Mori e (Anime movie, Romance, Supernatural)

15. Golden Time (Romance, Drama, Comedy)

Selasa, 13 Mei 2014

Titik Lelah


Dulu, menangis itu tidak mudah.
Kamu tau rasanya jadi aku? Saking bodohnya, aku rela dibuat patah hati berkali-kali hanya untuk bisa bersamamu lebih lama lagi. Dibuat bahagia sebentar, lalu dijatuhkan lagi. Ya, seperti sekarang ini.
Kamu tau rasanya jadi aku? Wanita bodoh yang tak peduli ketika semua orang mengasihaninya karena status tidak jelasnya denganmu. Tak apa, asal denganmu.
Kamu tau rasanya jadi aku? Yang rela dipermainkan olehmu, meski tau pada akhirnya aku takkan menjadi pilihan.
Apa ada wanita yang seperti aku yang bertahan berada di sampingmu tanpa sebuah status? Yang tetap tinggal, meski ia tau ia sedang dipermainkan.
Kalau kamu tidak mengumbar kata sayang, mungkin aku tidak akan seperti ini. Kamu tau jelas tentang perasaanku, tapi mengapa masih main-main?
Mengenalmu, aku bersahabat dengan air mata. Ternyata sekarang mudah sekali untuk menangis. Diabaikan sedikit olehmu saja dapat membuang banyak air mataku.
Hai pecundang, apa kamu masih tidak paham? Berbuat tanpa bertanggung jawab. Ah, disini aku tau, kamu sama sekali tidak peduli. Benar, kan?
Hari ini aku sadar kalau kamu jauh dari yang terbaik. Ini titik lelahku. Aku sedikit menjauh karena lelah menahan getir tiap berurusan denganmu, tapi ternyata rasa sayang tidak mudah pergi secepat itu. Sulit.

Minggu, 11 Mei 2014

Untuk Kekasih Orang Yang Kusayang

Hai…., aku tidak tau harus memanggilmu apa. Teman? Ah, aku tidak mengenalmu. Mungkin ya, aku mengenalmu, tapi secara diam-diam. Jangan tertawa, aku bukan penggemarmu, tapi penggemar kekasihmu.
Baiklah, maafkan ucapanku yang tidak tau diri itu, tapi aku pun punya hak untuk mencintai, kan? Kalau boleh memilih, aku pun tidak mau menyukai seseorang yang sudah memiliki kekasih, tapi kenyataannya tidak bisa. Sedih, mengingat terlalu banyak kontra yang mengatakan orang seperti aku ini adalah penghancur hubungan orang.
Maaf, aku memang salah.
Kekasihnya orang yang kusayang, kau tau rasanya menyukai seseorang, kan? Apa kau akan menyerah begitu saja ketika ada satu penghalang? Mungkin ‘ya’, kalau kau hanya suka, tapi bagaimana kalau dengan rasa sayang? Apa kau rela untuk berhenti berjuang? Bagaimana kalau setidaknya kau punya sedikit harapan dari orang yang kau sayang itu? Semuanya akan kau sia-siakan saja, begitu? Kalau aku, aku tidak mau. Meskipun penghalangnya adalah kau, aku tidak bisa berhenti, maaf. Kecuali kekasihmu itu yang meminta.
Kekasihnya orang yang kusayang, kurasa kita sama-sama bodoh. Pria sepertinya mana bisa diandalkan? Dia tidak benar-benar menyayangimu, aku yakin. Kalau dia menyayangimu, dia tidak akan mendekatiku sampai sejauh ini. Sudah selama ini bukan khilaf namanya. Dan dia pun belum sepenuhnya menyayangiku, karena dia belum bisa meninggalkanmu.  


Kekasihnya orang yang kusayang, lagi-lagi aku merasa tidak enak padamu. Maaf aku sering meminjam kekasihmu. Maaf, aku memang merebut kebahagiaanmu secara diam-diam. Aku tidak tau caranya mencari kebahagiaanku sendiri. Kalau semuanya ada pada kekasihmu, aku harus apa? 

Ketika orang ketiga selalu disalahkan, sampai disebut brengsek. Pernahkah kalian merasakan bagaimana rasanya jadi dia? Yang dia tau hanya berjuang dan berusaha untuk menjadi yang lebih baik, lebih pantas untuk orang yang dicintainya. Dan satu lagi, setahuku orang ketiga tidak selalu menjadi perebut. Mungkin ada yang hanya bisa menunggu, seperti aku. Salah?
 

Kekasihnya orang yang kusayang, jika kau memang lebih baik dariku, aku rela jika akhirnya dia tetap bersamamu. Tapi bolehkah aku mencoba? Mencoba untuk menunjukkan kalau aku lebih baik darimu. Kalau aku pun bisa membuatnya nyaman ketika bersamaku. Bolehkah?
                Dari perempuan bodoh
yang menyayangi kekasihmu setengah mati.

Jumat, 02 Mei 2014

Tolong Baca Dan Jawab



Jadi gini,
Aku kangen kamu tanpa jeda.
Aku sayang kamu. Selamat, kamu jadi cowok pertama (selain my Dad) yang aku sayang.
Boleh Tanya gimana caranya biar aku ilfeel sama kamu? Fisik, tingkah atau sifat kamu yang jelek rasanya nggak pernah bisa bikin aku ilfeel.
Mau sampai kapan kayak gini? Aku harus nunggu, berhenti berharap, atau menjauh duluan?
Sayang kamu ke aku bohong atau beneran? Sementara atau..?
Aku benci kalau kamu bilang ‘bingung’. Nggak bisa tegas?
Aku benci liat PM BBM kamu. Serius.
Kalau kamu tetep sama dia, tinggalin aku aja sekarang. Bisa?
Eh jangan, biar aku aja yang pergi. Aku ingin pindah tempat, dimana disana nggak ada kamu.
Kalau aku sama cowok lain, kamu ngerasa kehilangan aku nggak?
Aku males temenan sama kamu.
Omong kosong kalau aku milih kayak gini terus. Rasanya bodo amat mau dijadiin yang kedua juga. Yang penting punya hak buat marah.
Aku capek cemburu terus. Sialnya, aku nggak bisa marah karna cemburu. Mau nggak mau ditahan.
Bukan aku nggak mau nyapa kamu duluan, tapi kamu tau posisi aku? Aku cuma nyoba buat tau diri. Jadi nunggu kamu butuh aja. Bodohnya, aku nggak bisa menghindar kalau kamu udah datang.
Aku malu kalau cerita tentang kamu ke temen-temen, tapi nggak bisa nahan juga buat pamer. Aku bahagia, tapi orang-orang kasian liat aku yang bahagia karna pacar orang. Semu, ya.
Dasar jelek, kenapa bikin aku susah lupa?!
Kalau kamu mau tau, aku benci weekend. Kenapa? Soalnya biasanya kamu sibuk sama pacar atau temen kamu.
Aku sedih kamu ngeraguin aku. Mentang-mentang kita baru kenal.
Kalau mau main kata gombal, jangan sama aku. Kamu tau kalau aku anggap semuanya serius?
Berhenti kasih emoticon love, blablabla, deh. Tapi aku suka.
Pertanyaan yang nggak munafik. Kapan putus?
Sorry. 
"You can't choose who to love"- o3

Minggu, 27 April 2014

Hivi! Gak Jadi Tampil

Jum'at kemarin gue, Lisa, Karin dan Rijal pergi ke event Bandcloth. Iseng-iseng doang sih biar gak ada istilah jomblo ngenes, tapi adanya jomblo asik. Menikmati masa sendiri bareng sahabat-sahabat /alibi/. Baru sampai gerbang, gue merod. Banyak anak-anak punk atau entah apalah yang serem-serem disana. Ngerti, sih, band yang tampil banyak band cowok, sementara alesan gue kesini cuma karena ada Hivi! dan Maliq and d'essential.


Disana panas banget. Gue sama temen-temen udah stay di depan panggung sambil mikir positive, 'kita gak akan mati keinjek cowok-cowok berbaju item itu, kan?'
Udah panas, laper, taunya ada bapak-bapak (crew) bilang ke kita kalau Hivi nggak jadi tampil. "Apaan, sih, gak banget boongnya" pikir gue. Tau-tau, emang nggak jadi karna ada salah teknis di alat band mereka. Plis gue bete. Tapi untungnya Hivi nyamperin kita dan AAAAAAA gue salaman sama Ezra dan dia nanya, "Cape nunggu, ya?" Kata gue "Iya," sambil ngangguk dengan unyunya. PLIS KAMU GANTENG BANGET. 
Ini dia penampakan Hivi!



 
Dea juga cantik banget, Nindyo unyu banget (tapi dia nggak ngewaro gue plis), Ilham minta dipeluk banget.....
Senengnya lagi, Nindyo ngambil kamera gue buat foto Hivi dan HiFriends Bandung. Gue sama Lisa juga bisa foto sama Dea. Nggak apa-apa deh mereka nggak tampil kali ini. Sampe ketemu bulan depan! :)



Trip to Garut

Jadi..., begini ceritanya.
Beberapa waktu ke belakang gue punya cita-cita baru untuk jadi seorang....backpacker. Agak lucu, sih, karna orang letoy kaya gue hobinya cuman keliling mall, cengengesan di cafe, nonton di 21, atau tidur di rumah. Gue mulai trip pertama ke tempat yang deket dulu aja, yaitu garut! 
Hari Jum'at, di awal perjalanan pukul 9 pagi, gue janjian dengan Wil, Karin dan Tika di bunderan Cibiru. Nyatanya disana ada anggota tambahan, yaitu Faisal (pacar wil) dan temennya Yedi yang baru aja balik dari Jogja. Kita pun naik angkot menuju stasiun Kiaracondong. Disana, tau-tau loket untuk tiket menuju Cibatu dibuka jam setengah 12. Okelah, gapapa. Sedihnya, jadwal datangnya kereta itu jam 2, dan faktanya keretanya delay/? Yowis, kita nganggur dulu. Beruntung A Yedi bawa kartu, jadi kita semua main kartu di atas lantai sampai akhirnya diusir satpam. 

Fyi, nyatanya tiket kereta ekonomi kircon-cibatu itu murah banget, ya. Cuma 3.500! (alay gue baru tau). Si kereta ini akhirnya muncul juga kalau nggak salah jam 3 lebih. Langsung deh kita caw!
Gue pikir perjalanan di kereta bakalan melelahkan karena yang namanya biaya murah, kita nggak dapet kursi, tapi kenyataannya orang Indonesia masih banyak yang baik, mempersilahkan kita duduk di pinggiran kursi :') Gak tau berapa lama perjalanannya, yang pasti disitu gue kecapean nunggu dan akhirnya tidur di kereta. 
Tempat tujuan kita adalah Karangpawitan, tepatnya rumah Wil. Gue pikir setelah naik kereta, kita tinggal naik angkot sebentar, eh taunya masih harus naik bus. Kita naik bus dari stasiun Leles sampai terminal kota. Lagi-lagi baiyanya murah, cuma 4.000 aja. Setelah turun dari bus, kita masih harus naik angkot lagi. Habis naik angkot kita naik...., jalan doang, sih. Yap! Kita sampai!
Sebelum kita ke rumah Wil, kita makan baso dulu di depan. Namanya baso Solo. Enak banget, basonya besar dan harga cuma 10.000. Normal. Setelah kenyang, kita pun ke rumah Wil. Disana disambut sama banyak bocah lucu. Tak lupa cemilannya, sih. Berhubung acara makan baso itu rahasia, disana kita dikasih makan lagi. Makan dua kali dalam kurun waktu setengah jam. Ini perbaikan gizi banget. Senangnya menjadi tamu. 
Selesai makan dan ba-bi-bu, kita pindah tempat ke rumah tante Wil yang kebetulan lagi kosong. Meski daerah rumahnya gelap banget dan diantara sawah-sawah, tapi rumahnya asik banget buat ditinggalin kita berempat (cowo-cowo pulang ke rumah masing-masing). Rumahnya mungil, terang, dan pastinya ada TV! Lalu kita pun tepar.

Tetap, "CAFE"
 Hari Sabtu yang menyenangkan. Suasananya beda aja waktu bangun tidur di rumah, sama di sini. Pagi-pagi, gue, Karin dan wil pergi ke depan buat beli cemilan-cemilan buat sarapan. Sarapan gorengan lumayan banget buat nemenin pagi yang indah bersama acara TV kesayangan. Setengah hari kita habisin waktu buat nonton TV. Siang bolong, kita makan berat. Sekitar pukul 3 sore, kita mulai jalan jadi Anak Gaul Garut. 
Wil ngajakin kita pergi ke daerah alun-alun Garut. Wow, nyatanya banyak banget pedagang kaki lima disana. Sialnya, gue gak bisa nahan buat jajan. Gue dan Tika beli Pisang Arab yang ukurannya emang agak jumbo. Karna kenyang, gue buang seperempat pisangnya. Percaya, gue bilang kenyang itu untuk sementara doang. Rasanya kurang asik kalo ke kota orang, tapi nggak nyicip cafe di daerah sana. Akhirnya kita pergi ke Mahkota Cafe.


 
Aihhh, tempatnya cukup asik, ya? Karna kangen sama ceker setan di deket kampus, alhasil gue pesennya ya ceker setan lagi. Nama menunya Gunung Ciburuy Aktif. Ngeri. Plus minumannya Italian Soda rasa Strawberry. Sebelahnya minjem minuman Tika, Lemon Tea.

 
Entah ini tuh backpacker macam apa. Bukannya hemat, malah hambur-hambur uang pake jajan ke cafe. Cafe lagi, cafe lagi. Traveler kali ya cocoknya.

Harus Ada Barbeque!
Kalo lagi inep-inepan bareng temen itu gak lengkap tanpa barbeque-an! Alhamdulillah, adanya ayam ya bakar ayam aja. Cewek-cewek yang nggak ngerti dalam hal bakar-bakaran ini butuh waktu lama buat nyalain arang.

Hiking!
Minggu pagi! Kita siap-siap buat hiking ke Curug Cihanyawar. Beruntung kita kedatangan guide atau kata A Yedi tuh namanya ranger atau apalah -_- Ada Faisal, A Yedi, A Miqdad dan Indra! Konyolnya, mereka semua murid ayah gue T-T
Sebelumnya kita naik angkot dulu menuju Cilawu. Setelah itu, baru kita jalan. Waktu itu kita sedikit telat, jadinya matahari udah nongol. Ditambah nggak pernah olahraga, rasanya kaki gue berat banget. Kita jalan sekitar satu jam entah lebih, tapi hasilnya memuaskan!




Indah kan? Indah kan? Indah kan? Abis main air, kita makan bareng di atas batu sambil sosoan berjemur. 
Ini dia perjalanan pertama gue pake umum bareng temen-temen :"))) Baru-baru ini juga gue terinspirasi sama Adis @takdos yang bisa ke Kualalumpur selama 3 hari cuma dengan uang 74ribu dan ke Manila, Hongkong, Macau selama 10 hari cuma habis 1 juta. GUE JUGA MAU BEGITU, GOD! Ya sih, beda Adis itu bisa irit makan, kalo gue nggak. Tapi semoga suatu saat bisa ke tempat yang lebih jauh dan keren lagi yaaaaa. Semoga bisa kaya Adis. Tapi lebih bagus kalo gue banyak rezeki biar bisa sekalian wisata kuliner juga :3 AMINNNN....