Rabu, 09 April 2014

Dampak Kalimat Sederhana; Cinta

Pernah mendapat pesan singkat seperti di atas? Bayangkan, ketika isi otak kamu sedang semrawutan karena tugas yang tak kunjung beres sampai hampir dini hari, lalu tiba-tiba saja seseorang yang kamu sukai mengirim pesan singkat seperti di atas. Dalam sekejap otakmu akan menyuruh hati atau mulutmu untuk bicara 'bahagia itu sederhana'. Setelah itu, semua menjadi mudah. Tanpa pusing, tugasmu terselesaikan. Apa sedahsyat itu efek dari kalimat sederhana tapi sulit didapatkan itu?
Faktanya, orang gampang bilang sayang atau cinta. Beberapa orang tega menipu orang dengan kata sederhana yang diagungkan oleh banyaknya manusia, khususnya kaum wanita. Apa si penipu memikirkan bagaimana akibat dari kata ia telah ia ucapkan? Penipuan kecil seperti itu hasilnya luar biasa.
Berikut akibat jika pemberi dan penerima:
1. Jomblo pada Jomblo
2. Berpacar pada Jomblo
Dua point di atas bisa berakibat hal yang cukup nyakitin. Kasian, udah jomblo, tersakiti. Biasanya, si Jomblo ini (apalagi jomblo akut) kalau baru dikasih kata sayang atau cinta bahkan suka, mereka langsung show off pada teman-temannya. Dia nunjukin kalau si gebetannya itu udah takluk dengan dia. Tapi apa yang terjadi kalau akhirnya semua tau kalau itu semua bohong? harapan palsu? Apa yang terjadi bila si yang berpacar tak kunjung mutusin pacarnya, tapi malah makin mesra? Apa kabar muka para jomblo-jomblo itu? Yang parah, sih, apa kabar yang show off-nya udah sampe ke socmed? Mungkin memang salah untuk mereka yang terlalu cepat pamer, tapi untuk penipu, masih punya hati, kan?
3. Jomblo pada yang sudah berpacar
Yang ini sedikit rumit juga. Biasanya, yang sudah berpacar kalau deket sama oranglain dan hasilnya malah jatuh cinta, bila responnya seperti gambar di atas, rasanya si yang berpacar itu bisa dengan cepat mengubah statusnya menjadi 'lajang'. Dengan mudahnya dia putusin pacarnya karena yakin dengan mudah ia dapatkan yang baru. Kalau ternyata si orang baru itu sekedar PHP? Apa kabar? Bisa-bisa si penipu bener-bener diamuk. Hidup dia nggak akan bisa tenang karena si korban biasanya gak akan pernah rela udah dibuat 'harus mengorbankan apa yang seharusnya diperjuangkan'. Tadah! Dia memperjuangkan orang yang salah.
4. Berpacar pada berpacar
Kalian bisa pikir sendiri. 
 So, harap berpikir dua kali kalau mau bilang cinta. Kalau cinta, bilang cinta. Kalau nggak bisa mempertanggung jawabkan kata cintanya, mending nggak usah daripada ujung-ujungnya jadi PHP. Kasian orang-orang yang mudah GR di luar sana.
Bukan curhatan, cuma sedikit pesan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar